Selamat datang, Pengunjung. Silahkan masuk atau mendaftar.
Lupa email aktivasi Anda?

IndoBanner Exchanges
Berita: Akses cepat: forum.oyr79.com
Poling
Pertanyaan: Berapa umur Muhammad ketika bersanggama dengan Siti Aisyah ?
Muhammad berumur 53 tahun - 0 (0%)
Siti Aisyah berumur 9 tahun - 0 (0%)
Nikah umur 6 tahun - 1 (100%)
Total Pemilih: 1

Halaman: [1]   Turun
  Jawab  |  Kirim topik ini  |  Cetak  
Pembuat Topik: Daftar Koleksi isteri Muhammad  (Baca 719 kali)
0 Anggota dan 1 Pengunjung melihat topik ini.
Rudy Prabowo
Pengunjung
« pada: 14 Desember, 2007, 08:30:45 pm »
Jawab dengan kutipanKutip

Daftar Koleksi Istri2 Muhammad

1. Khadijah Binti Khuwaylid:

Khadijah adalah bossnya Muhammad. Ayahnya terbunuh dalam peperangan. Dia seorang perempuan bisnis dan kaya raya. Muhammad 25 th dan dia 40 th ketika menikah. Khadijah telah menikah 2 kali sebelumnya. Jadi Muhammad adalah suami ketiganya. Muhammad mendapat wahyu pertamanya ketika dia berumur 40 dan Khadijah 55 th. Mereka telah bersama2 selama 15 th, Khadijah melahirkan semua anak2 Muhammad. Dia meninggal December 619 M diumur 65. Muhammad tidak perlu bekerja ketika Khadija masih hidup.

2. Saudah Binti Zama:

Dia tidak muda ataupun cantik. Dia perempuan yg tepat utk mengurus anak2 Muhammad yg masih kecil setelah kematian Khadijah. Mereka menikah ditahun 620. Berumur sekitar setengah abad, gemuk, periang dan bersifat baik. Dia seorang janda. Dia hidup hingga akhir masa kejayaan Kalifah Umar. Muhammad menikahi Sauda ketika ia berumur 53 th, waktunya hampir bersamaan dg pernikahannya dg Aisha. Dikisahkan bahwa Saudah harus menyerahkan ‘jatah malam’nya bersama Muhammad utk diberikan pada Aisha, jika tidak ia diancam diceraikan. (http://www.islamic-paths.org/Home/English/Muhammad/Book/Wives/Chapter -02.htm). Artinya Sauda yg tua Cuma dianggap sebagai pembantu sedangkan Ayesha utk seks.

3. Ayesha Binti Abu Bakar Al-Siddiq:
Muhammad menikahi Aisha 3 tahun sebelum pindah ke Medina. Dia berumur 6 th ketika nabi menikahinya dan dia menggaulinya ketika Aisha berumur 9 th. Dia satu2nya perawan dalam kehidupan Muhammad. Dia menceritakan sekitar 2000 hadits. Ketika Muhammad mati, dia berumur 18th, ia meninggal diumur 57.

4. Hafsah Binti Umar:
Hafsah adalah anak dari Kalifah Umar. Dia pertama dinikahkan pada Khunais Ibn Alkhattab. Menjadi janda pada umur 18. Menikahi Muhammad di th 635, 3 bulan setelah migrasi ke Medinah. Dia berumur 20 tahun dan Muhammad berumur 56 th ketika menikah. Dia hidup bersama Muhammad selama 8 th. Meninggal ditahun 669 pada umur 63.

5. Zainab Binti Khuzaima:
Suami pertamanya, Abdullah bin Jahsh mati diperang Uhud. Maka Muhammad menikahinya. Dia menikahinya segera setlah menikahi Hafsah. Umurnya 30 dan Muhammad 56 ketika menikah. Dia mati tidak lama setelah pernikahan.

6. Umm salam Hind Bint Abi Umayya
Suami Pertamanya adalah Abdullab Bin Abdul Asad. Mereka menikah ditahun 626 ketika berumur 29. Punya 4 anak (Salama, Umar, Zaynab, Darra) dari pernikahan pertamanya. Dia harus mengurus anak2nya. Dia berumur 30 dan Muhammad 56 ketika mereka menikah. Dia berumur lebih panjang dari semua istri2 muhammad. Meninggal diumur 84 th.

7. Zainab Binti Jahsh:
Nama aslinya adalah Barra. Dia menikah dg Muhammad th 627, ketika berumur 35 dan Muhammad 58. Sebelumnya dia menikah dg Zaid (Anak angkat Muhammad) dan Muhammad sendiri yg mengatur pernikahan mereka. Dia adalah sepupu Muhammad. Ibu Zainab, Umayma adalah anak dari Abdul Muttalib, kakek Muhammad. Suatu hari nabi “melihat pakaiannya yg longgar, kecantikan Zainab dan dadanya meledak dipenuhi keinginan memiliki Zainab”. Zaid, seorang anak angkat yg berbakti kemudian menceraikan Zainab utk melapangkan jalan bagi sang nabi utk menikahinya. Bahkan ada wahyu Allah khusus yg diturunkan utk membenarkan hal ini (33.37, 53), ayat itu menjelaskan bahwa muslim diijinkan utk menikahi istri dari anak angkatnya, setelah sebelumnya dalam wahyu lain disebutkan bahwa islam melarang pengangkatan anak (adopsi) (33:4, 5). Muhammad berkilah bahwa Allah sendiri yg menikahkannya dg Zainab disurga. Ayat Hijab (pengunaan kerudung/jilbab) (33:53-56) juga diturunkan setelah pesta pernikahan mereka. Zainab adalah seorang perempuan yg sangat mandiri. Dia terbiasa menghidupi dirinya sendiri dg menjual produk2 kulit dan tidak tergantung pada kebaikan Muhammad. Dg menikahi Zainab ini, Muhammad mendemonstrasikan ijin utk menikahi sepupu. Dia meninggal tahun 641. Dia menjadi istri pertama yg meninggal setelah kematian Muhammad.

8. Juwairiah Binti Al-Harith:
Dia ditangkap sebagai tawanan dalam sebuah perampokan. Jadi dia menjadi bagian dari harta pampasan dalam perang melawan Bani Mustaliq. Ayahnya adalah ketua Bani Mustaliq. Dia ditawan oleh seorang pengikut Muhammad bernama Thabit Ibn Qais. Dia sangat cantik. Ada yg bilang bahwa Muhammad membelinya dari Thabit. Muhammad menikahinya ditahun 627, ketika berumur 58 dan Juwairiah 20th. Pernikahan terjadi setelah pernikahan Muhammad dg Zainab Binti Jahsh. Dia menikah dg Muhammad selama 6 th, dan hidup selama 39 tahun lagi setelah kematian Muhammad. Dia mati ditahun 670 pada umur 65. Dia seorang Yahudi.

9. Safiyah Binti Huyay:
Dia juga pampasan perang. Ditawan setelah pembasmian di Khaybar. Dalam peperangan ini dia kehilangan ayahnya, suami barunya dan semua kerabat dekatnya. Wanita yahudi tawanan ini diberikan kepada pengikut Muhammad bernama Dahia, ketika Muhammad melihat kecantikannya yg luar biasa, dia langsung membelinya dari Dahia dan menawarkan pernikahan. Dia masih terguncang ketika dibawa menghadap Muhammad. Sepupu Safiyah juga dibawa bersama dgnya, tapi Muhammd tidak tertarik padanya karena ia jelek. Safiyah tidak punya pilihan selain menikahi Muhammad utk menyelamatkan nyawanya. Dia menikah, diumur 17 dg Muhammad 60 th, pada hari yg sama ketika dia menyaksikan ayah dan suaminya dipancung oleh Muhammad. Dia bersama Muhammad selama 4 tahun, berumur 21 ketika sang nabi mati. Dia menjadi janda selama 39 th, meninggal dith 673 pada umur 60.

10. Umm Habibah Ramla Binti Abu Sofyan Ibnu Sakhir:
Dia dikirim ke Ethiopia selama migrasi muslim pertama kesana. Raja Ethiopia, Negas menawarkannya pada Muhammad sebagai istri. Dia menikahi nabi ketika berumur 35 dan nabi berumur 60. Suami pertamanya adalah Ubaydullah Ibn Jahsh, saudara dari Zainab Binti Jahsh. Ubaydullah menjadi kristen ketika di Ethiopia; jadi dia minta cerai. Mu’awiya adalah saudaranya. Dia menghabiskan 4 tahun hidupnya bersama Muhamamd dan hidup utk 33 th berikutnya. Meninggal diumur 72.

11. Mariyah al-Qibtiyaa:
Seorang budak Coptik. Raja Mesir memberikannya sebagai budak pada Muhammad. Muhammad menikahinya ketika berumur 20 dan dia 60th. Dia sangat cantik dan melahirkan anak laki2 yg diberi nama Ibrahim oleh Muhammad. Ibrahim meninggal saat masih bayi berumur 18 bulan (ada yg bilang 10 bulan). Mariyah menhabiskan 3 tahun hidup bersama Muhammad.

12. Maimunah Binti Al-Harith:
Muhammad Menikahinya ketika berumur 60 th dan dia 36 th. Zainab Binti Khuzaima adalah saudari tirinya. Dia adalah wanita terakhir yg dinikahi muhammad karena dia menurunkan ayat 33:50 dan 33:52. Dia hidup bersama Muhammad selama 3 tahun. Setelah Muhammad meninggal, Maimunah hidup selama 40 th lagi. Dia meninggal diumur 80. Dia istri muhammad yg meninggal terakhir.

Perempuan bukan istri dari Muhammad:

13. Rayhana:
Dia bukan istri, hanya tawanan perang. Dia seorang yahudi yg sangat cantik, jadi Muhammad minta menikahinya. Tapi dia menolak utk memeluk islam dan menikahi Muhammad, dg itu dia menjadi budak seksnya Muhammad. Tapi banyak yg bilang bahwa Muhammad menikahinya.

14. Duba Binti Amir:
Dia salah satu wanita Arab yg paling cantik. Rambutnya sangat panjang, menutupi seluruh tubuhnya (Ibn Saad, al-Tabawat hal.153). Muhammad tertarik padanya dan minta ijin anaknya utk menikahinya. Tapi sang nabi menarik tawaran nikahnya ketika mendengar bahwa Duba sebenarnya sudah tua. Ia hanya menjadi pelampiasan seksnya saja.

15. Fatimah
16. Hend
17. Asma (dari Saba)
18. Habla
19. Asma (dari Noman)
Sang nabi belakangan mengetahui bahwa Asma mengidap Lepra. Dia tidak jadi menikahinya.

20 Omm Sharik

21 Maymuna (kedua)

22. Zainab (ketiga)

23. Khawla

24. Amrah Binti Yazeed:

Dia menjadi muslim hanya sebentar saja sebelum pernikahannya dg nabi. Ketika datang ke Medina dan melihat sang nabi, dia memohon Allah agar menyelamatkannya, karena ketakutan melihat sang Nabi (Kenapa ya??? Apa jelek mukanya?). Sang Nabi tersinggung, tidak jadi menikahinya dan mengirimnya kembali kebangsanya setelah menikmatinya.

Disamping 12 istri2 pertamanya, Muhammad banyak meniduri wanita2 lain tapi tidak menikahi mereka, total keseluruhan wanita ini adalah 28 orang. Dia berumur 62 ketika meninggalkan dunia yg penuh nikmat birahi ini.
Laporkan ke moderator   Masuk
al-Quds
Pengunjung
« Jawab #1 pada: 14 Desember, 2007, 08:50:12 pm »
Jawab dengan kutipanKutip

saya kira gak ada yang salah dengan istri-istri Nabi Muhammad SAW

secara dalam Islam poligami adalah hal yang syah

dan lagi Nabi punya tujuan untuk melindungi istri-istrinya dari azab neraka jahanam dan ia sanggup menfakahi mereka

bukankah itu cukup adil?
Laporkan ke moderator   Masuk
Rudy Prabowo
Pengunjung
« Jawab #2 pada: 15 Desember, 2007, 05:03:56 pm »
Jawab dengan kutipanKutip


Al-Quds wrote :
saya kira gak ada yang salah dengan istri-istri Nabi Muhammad SAW

secara dalam Islam poligami adalah hal yang syah

dan lagi Nabi punya tujuan untuk melindungi istri-istrinya dari azab neraka jahanam dan ia sanggup menfakahi mereka

bukankah itu cukup adil?
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Rudy Prabowo comments :

Isteri-isteri Muhammad memang tidak salah, dan berpoligami itu sah2 saja. Tetapi didalam menjalankan poligami ini yang sangat tidak adil, dimana kaum lelaki memperlakukan para isterinya dengan seenaknya/melanggar hak azasi kaum wanita, karena mereka berdasarkan AlQuran yg konon wahyu Awlloh yg jatuh langsung dari langit, benarlah kata wapres BBM, "Ter..la..luuu...!"

Nabi Muhammad sendiri memperlakukan isteri2nya dengan tidak adil dan bahkan memperdayai, menganiayai serta sangat merendahkan derajat maupun martabat isteri2nya. Jika ada sedikit kesalahan dan bahkan tidak bersalah sekalipun, mereka langsung kaki-tangan ikut memukul. Sungguh Kejam, Keji dan biadab perbuatannya ini.
Dan bukan saja Muhammad yg melakukan hal tersebut tapi Al Qur'an sendiri dengan lantang menulisnya dan dikatakan itu Wahyu Awlloh....!!!

Quran menegaskan bahwa derajat mereka lebih rendah dari para laki-laki dan jika mereka tidak menghiraukan suami, suami berhak memukul mereka (4:34). Hukuman karena tidak menghiraukan suami tidak berakhir disini, namun setelah mereka meninggal mereka akan masuk neraka (66:10).

Quran menekankan superioritas kaum laki-laki dengan menegaskan bahwa laki-laki menpunyai kelebihan dari kaum wanita (2:228). Tidak hanya menolak persamaan hak wanita dalam hal warisan (4:11-12), tapi juga menganggap mereka bodoh dan menyatakan bahwa kesaksian mereka di pengadilan hanya diakui jika disertai oleh pernyataan dari seorang lelaki(2:282). Hal ini berarti bahwa seorang wanita yang di perkosa tidak bisa menuduh pemerkosa kecuali mempunyai saksi empat laki2.

Muhamad mengizinkan laki-laki Muslim untuk menikahi sampai 4 istri (meskipun dia sendiri mempunyai lebih banyak istri) dan memberi mereka izin untuk menikmati para wanita tawanan perang, sebanyak yang mereka dapat tawan atau mampu beli (4:3), meskipun wanita tsb sudah menikah (4:24).


Pukullah Istrimu!

Q 4:34
Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita**, oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka. Sebab itu maka wanita yang saleh, ialah yang ta'at kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara (mereka). Wanita-wanita yang kamu khawatirkan nusyuznya, maka nasehatilah mereka dan pisahkanlah mereka di tempat tidur mereka, dan PUKULLAH mereka. Kemudian jika mereka mentaatimu, maka janganlah kamu mencari-cari jalan untuk menyusahkannya. Sesungguhnya Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.

Muhammad tidak hanya memerintahkan para pria untuk memukul istri2 mereka (Qur’an 4:34), tapi dia juga menasehati para pria untuk memperlakukan para wanita seperti binatang2 piaraan, jangan diberi makan (jika perlu untuk mendisiplinkan mereka) dan memukul mereka (sama seperti orang2 Bedouin Arab biasa memukuli ternak2 mereka).

Ini kutipan dari Tabari:
“Maka dari itu, wahai orang2, kau punya hak atas istri2mu dan mereka punya hak atas dirimu. Kau punya (hak) bahwa mereka tidak menyebabkan siapapun yang kau tidak sukai menginjak ranjangmu, dan mereka tidak boleh berbuat hal2 yang tidak senonoh (fahishah). Jika mereka melakukan itu, maka Tuhan mengijinkanmu untuk mengunci mereka di kamar lain dan untuk memukul mereka, tapi jangan terlalu keras. Jika mereka tidak melakukan kejahatan, mereka punya hak atas makanan dan baju mereka yang sesuai dengan aturan (bi’l-maruf).

Perlakukan kaum wanita baik2, karena mereka (bagaikan) binatang2 piaraan (‘awan) padamu dan mereka tidak memiliki apapun bagi diri mereka sendiri. Kamu memiliki mereka hanya sebagai titipan dari Tuhan, dan kamu telah menikmati istri2mu itu secara sah sesuai dengan firman Tuhan, jadi mengertilah dan dengarlah kata2ku, wahai orang2. Aku telah menyampaikan Pesan, dan meninggalkan padamu sesuatu yang jika kau taati, maka kau tidak akan tersesat; yakni Buku Tuhan dan sunnah NabiNya.

Reference:
Al-Tabari, Abu Ja’far Muhammad b. Jarir. The History of al-Tabari. Vol.IX:
The Last Years of the Prophet. Translated and annotated by Ismail K. Poonawala. State University of NewYork Press, Albany, 1990 (pages 112-114)

Butuh contoh lagi?

http://www.islam.us/hadith/muslim/004.smt.html
Hadis Sahih Muslim, buku 004, nomer 2127:
Dia (Muhammad) memukul dadaku (Aisyah) sampai terasa sakit

Bayangin!! Toket istri sendiri dipukulnya. Allohuakbar!! Awlloh who Akbar Huh??



"Tafsir al-Kabir" Al RAZI
Seorang wanita mengeluh kepada Muhamad bahwa suaminya MENAMPARINYA di muka

http://www.usc.edu/dept/MSA/fundamentals/hadithsunnah/abudawud/011.sat .html#011.2141
Hadis Sunan Abu Daud book:11 number:2141:
ia (Nabi), memberi ijin agar MEMUKULI mereka (kaum perempuan).

Al-Tabari, Abu Ja’far Muhammad b. Jarir. The History of al-Tabari. Vol.IX
Muhammad berkata, “pukul istri2mu”

Hadis Sunan Abu Daud 11.2142 dikeluarkan untuk melindungi para pria yang melakukan pemukulan pada istri:
Dikisahkan oleh Umar ibn al-Khattab: Sang Nabi berkata: Seorang pria tidak akan ditanya mengapa dia memukul istrinya.

http://www.usc.edu/dept/MSA/fundamentals/hadithsunnah/abudawud/011.sat .html#011.2141
Hadis Sunan Abu Daud Book 11, Number 2142:
Narrated Umar ibn al-Khattab:
The Prophet (peace_be_upon_him) said: A man will not be asked as to why he beat his wife.
Very Sadistic.......................

Itulah salahsatu sebab, makin banyaknya kaum wanita mengambil keputusan untuk MURTAD.......!

Wass.........
Shalom.............................

Rudy Prabowo



Laporkan ke moderator   Masuk
kawa
Pengunjung
« Jawab #3 pada: 03 Mei, 2008, 11:34:11 am »
Jawab dengan kutipanKutip

Mas rudy yg terhormat,,,,saya tidak yakin anda dalam keadaan sadr dalam menulis kutipan anda....Perlu saya beri tahu kepada anda bahwa alQur'an al karim adalah kitab yang mulia dan tidak bisa di terjemahkan sembarangan apalagi dalam keadaan emosional,,dalam menterjemahkan ayat-ayat alqur'an seseorang harus mendalami yang namanya ilmu sharaf,tafsir,dan nahu secara baik dan lengkapa...Tidak bisa di artika seenak perut anda!!! Anda belajar dulu Ilmu2 di atas terlebih dahulu Insyallah anda tidak akan salah mnerjemahkan Alqur'an...Ok Mas??Hati2!Hati2 juga dengan terjemahan Alqur'an yang anda pakai,karena bisa jadi terjemahan yang anda pakai justru menyesatkan..Karena Alqur'an tidak pernah mengajarkan untuk merendahkan wanita,justru alqur'an mengajarkan untuk memuliakan wanita. Mengenai ayat2 yang anda paparkan...tolong teliti lagi ya.. Bacalah tafsir yang tepat! Sepandai apapun anda mencari-cari kekurangan alqur'an maka percuma karena percayalah alqur'an kana terjaga kemuriniannya sampai kapanpun daln Allah lah yang menjaga Alqur'an Al karim dan Allah Maha Tahu!! Bibir Tertutup
Laporkan ke moderator   Masuk
rio
Pengunjung
« Jawab #4 pada: 11 Mei, 2008, 11:39:05 am »
Jawab dengan kutipanKutip

seharusnya hai orang2 non muslim seharusnya anda mengerti....bro tahukah bahwa nabi isa (yg dianggap sebagai Tuhan) bahwa saat akan disalib dia memanggil Allah (tuhannya)...dari situ terbukti bahwa isa masih memiliki Tuhan lagi.... LOL
Laporkan ke moderator   Masuk
Senja
Pengunjung
« Jawab #5 pada: 02 September, 2008, 02:18:26 am »
Jawab dengan kutipanKutip

Hai Rio, dan semua umat muslim, taukah kamu bahwa Yesus adalah anak Allah yang Tunggal??? Huh?

Yesus adalah anak Allah yang menjelma menjadi manusia untuk menyelamatkan manusia dari Dosa, yang dikandung oleh Roh kudus , lahir dari seorang perawan Maria.

ketika Dia disalibkan untuk menebus dosaku dan dosamu serta dosa kita semua inilah yang Yesus katakan
" Lukas  23 23:46 Lalu Yesus berseru dengan suara nyaring: "Ya Bapa, ke dalam tangan-Mu Kuserahkan nyawa-Ku." Dan sesudah berkata demikian Ia menyerahkan nyawa-Nya." Jadi Yesus memanggil Allah sebagai "Bapa" bukan "TUhan" Berkedip

Dan tahukah kamu bahwa kebaikan, pahala, amal, ibadah bukanlah jalan menuju Surga, Tetapi percaya bahwa Yesus adalah Tuhan dan Juruslamat mu, itulah jalan menuju Surga.

Demikian tertulis dengan Jelas dalam : Yohanes 14 : 6

Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa (Surga ), kalau tidak melalui Aku.(Yesus Kristus),
cam kan dan renungkanlah!!! Cium

Yohanes  3
3:16 Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.
[/b]

Senja Nababan Cium
Laporkan ke moderator   Masuk
vami varendra
O! Newbie
*

Karma: +0/-0
Offline Offline

Tulisan: 15


Lihat Profil
« Jawab #6 pada: 20 September, 2008, 08:59:41 pm »
Jawab dengan kutipanKutip

Mas rudy yg terhormat,,,,saya tidak yakin anda dalam keadaan sadr dalam menulis kutipan anda....Perlu saya beri tahu kepada anda bahwa alQur'an al karim adalah kitab yang mulia dan tidak bisa di terjemahkan sembarangan apalagi dalam keadaan emosional,,dalam menterjemahkan ayat-ayat alqur'an seseorang harus mendalami yang namanya ilmu sharaf,tafsir,dan nahu secara baik dan lengkapa...Tidak bisa di artika seenak perut anda!!! Anda belajar dulu Ilmu2 di atas terlebih dahulu Insyallah anda tidak akan salah mnerjemahkan Alqur'an...Ok Mas??Hati2!Hati2 juga dengan terjemahan Alqur'an yang anda pakai,karena bisa jadi terjemahan yang anda pakai justru menyesatkan..Karena Alqur'an tidak pernah mengajarkan untuk merendahkan wanita,justru alqur'an mengajarkan untuk memuliakan wanita. Mengenai ayat2 yang anda paparkan...tolong teliti lagi ya.. Bacalah tafsir yang tepat! Sepandai apapun anda mencari-cari kekurangan alqur'an maka percuma karena percayalah alqur'an kana terjaga kemuriniannya sampai kapanpun daln Allah lah yang menjaga Alqur'an Al karim dan Allah Maha Tahu!! Bibir Tertutup

Kita semua yang membaca sadar kok, tapi mengapa anda sendiri  yang tidak sadar kalo itu perbuatan kasar ? Mengapa disini tidak diajarkan hukum islam sesuai dengan hukum Allah islam ? Karena kemanusiaan ? toleransi umat beragama yang lain ? nah, kalian sendiri sadar kan kalo hukum islam itu kejam bagi kemanusiaan. Hukum islam itu sama dengan hukum taurat dimana mata dibalas mata, nyawa dibalas nyawa. Tapi beda dengan Yesus Kristus yang meniadakan / menggantikan hukum tersebut dengan hukum kasih. Jika saudara anda mencuri apa anda rela tanggannya dipotong ? Jadi ikutilah kata hati anda.
Laporkan ke moderator   Masuk
vami varendra
O! Newbie
*

Karma: +0/-0
Offline Offline

Tulisan: 15


Lihat Profil
« Jawab #7 pada: 20 September, 2008, 09:11:08 pm »
Jawab dengan kutipanKutip

seharusnya hai orang2 non muslim seharusnya anda mengerti....bro tahukah bahwa nabi isa (yg dianggap sebagai Tuhan) bahwa saat akan disalib dia memanggil Allah (tuhannya)...dari situ terbukti bahwa isa masih memiliki Tuhan lagi.... LOL

Yesus berkata begitu supaya manusia meniru diriNya, yaitu supaya berdoa memohon kepada Allah lalu menyerahkan semuaNya kepada Allah (lalu Yesus berkata "Dalam namaMu kuserahkan nyawaKu")
Kalo Yesus takut dia akan berdoa minta agar Allah menyelamatkan dia, dan dalam perjalanan penyalibanNya Dia akan terus berdoa kalo Dia takut.
Ada juga yang bilang Yesus takut pada waktu berdoa sebelum Yesus ditangkap, kalo kita lihat disitu tertulis "...melainkan kehendakMu yang terjadi" (semacam itu deh), jadi Yesus berdoa agar kehendak Allah-lah yang akan terjadi dan bukan kehendak Yesus sendiri. Ya Yesus memang sedih, tapi bukan berarti sedih karena kematiannya, melainkan sedih karena akan meninggalkan umat manusia khususnya rasul-rasulNya, misal jika anda menjadi guru dan mengajar sekian lama kepada murid-murid anda, lalu suatu hari anda akan meninggalkan mereka, tentu anda sedih bukan ? paling nggak ada rasa sedih sedikit saja. Apalagi jika anda sudah akrab dengan murid-murid anda.
Laporkan ke moderator   Masuk
zoelkarim
Pengunjung
« Jawab #8 pada: 02 Oktober, 2008, 05:00:56 pm »
Jawab dengan kutipanKutip

Luar biasa..

Nenek moyang kaum Yahudi dan Kristen memang ahli dalam membuat cerita-cerita fantastis.  Para Nabi terdahulu pun sering menjadi sasaran fitnah mereka.  Dan yang menarik adalah, para penganut Kristen yang sekarang juga jadi ikut-ikutan. 

Dilihat dari segi tata bahasa yang digunakan, masih terasa sentuhan kasih sayang dari mereka.  Mereka sebenarnya berniat tulus.  Mereka berkeinginan agar umat Islam mengikuti ajaran yang mereka anggap benar.

Laporkan ke moderator   Masuk
lebo
Pengunjung
« Jawab #9 pada: 16 Oktober, 2008, 12:24:22 pm »
Jawab dengan kutipanKutip

momad dapet 8 bini, mosok  di suruhnya pengikutnya 4 aja??? takut rekordnya pecah. jd momad kita tersayang ini ingin tetap di puncak klasemen dalam hal koleksi bini. weeleeh welleeh.
Laporkan ke moderator   Masuk
Halaman: [1]   Naik
  Jawab  |  Kirim topik ini  |  Cetak  
 
Lompat ke:  

Powered by SMF 1.1.6 | SMF © 2006-2008, Simple Machines LLC
XHTML | CSS | Aero79 design by Bloc